Surabaya, 10-11 Desember 2018

[Materi Presentasi dapat di download disini]

A. Arahan dari Kasubdit Peningkatan Mutu

  1. Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi tentang IAPT 3.0
  2. Fasilitator yang hadir berkewajiban menyebarluaskan persepsi yang disepakati kepada semua pihak
  3. Sinergi dengan LLDikti perlu dilakukan, karena 2019 LLDikti mendapatkan alokasi anggaran untuk Quality Assurance.
  4. Bermutu atau Mati

B. Ringkasan Kebijakan dan Instrument APT 3.0

  1. Fasilitator SPMI tidak dalam posisi sekedar berlatih mengisi Instrument, tetapi dalam kapasitas meningkatkan dan membangun Budaya Mutu di Perguruan Tinggi.
  2. Kegiatan ini mendiskusikan SPMI, SPME dan Membangun Strategi bagaimana menjelaskan dengan baik dan tepat kepada semua pihak.
  3. Penamaan IAPT 3.0 sesuai dengan Edisi Terbit Instrument
  4. Semua pihak harus terus update tentang SPM Dikti.
  5. APT = BAN PT, APS = LAM, sebelum LAM terbentuk APS dilakukan oleh BAN PT (sesuai aturan perundangan)
  6.  Luaran SPMI digunakan oleh BAN-PT atau LAM untuk penetapan status dan peringkat terakreditasi perguruan tinggi atau program studi.
  7. Luaran SPMI = Implementasi PPEPP. Setiap langkah ada luarannya.
  8. AMI wajib karena ada di dalam Permenristekdikti.
  9. Dokumen Standar dalam SPMI : Pernyataan Isi Standar diatur -> Pernyataan-pernyataan yang melampaui SN Dikti, bukan langkah-langkah atau prosedur-prosedur.
    Strategi = Langkah-langkah strategic untuk mencapai apa yang ditetapkan di isi standar
    Indikator = Ukuran yang dapat diukur agar bisa dinilai. Performance = Indikator, Proses = Efektifitas pelaksanaannya.
  10. Standar melampaui = Hasil Evaluasi Diri PS dan PT.
  11. Hindari menyusun Standar yang Pernyataan Isi Standarnya hanya sedikit, tidak efisien.
  12. Akreditasi SPME sebagai bagian dari SPM PT (SPMI & SPME).
  13. Akreditasi dilakukan berdasarkan Interaksi antar standar di dalam SPT.
  14. Tujuan Akreditasi : Kelayakan berdasarkan kriteria yang mengacu pada Standar Nasional Pendidikan Tinggi.
    dan menjamin mutu secara baik bidang akademik mapun non akademik untuk melindungi kepentingan mahasiswa dan masyarakat.
  15. Tidak lagi disebut Standar I, Standar 2, dst tapi Kriteria, agar tidak terjadi dikotomi.
  16. Waktu yang diukur 3 – 5 tahun pelaksanaan SPMI
  17. Prodi Baru bisa B, jika sistem sudah dibangun dengan baik, dan kinerja luar biasa.
  18. Akreditasi : Kinerja Saat ini + Pengalaman Masa lalu
  19. Siklus Akreditasi : Evaluasi -> Penetapan -> Pemantauan.
    Evaluasi : Data dan Informasi,
    Penetapan : Penetapan Status Akreditasi dan Peringkat Akreditasi oleh BAN PT atau LAM
    Pemantauan : Pemantauan dan Evaluasi Status Akreditasi dan Peringkat Akreditasi. Apakah pemenuhan persyaratan yang digunakan untuk penetapan Akreditasi masih dipenuhi? Jika tidak, diperingatkan atau di cabut.
  20. LAM ada 2 bentuk : LAM Pemerintah dan LAM Masyarakat (didirikan oleh Organisasi Profesi atau AIP (Asosiasi Institut Pendidikan/Program Studi)
  21. Akreditasi Minimum = Program Studi yang memenuhi persyaratan pembukaan Prodi, boleh meluluskan, harus re akreditasi dalam 2 tahun.
  22. Akreditasi PT disusun berdasarkan jenis pengelolaan : Swasta, Negeri, PTN BH, PTN LU
  23. Akreditasi PS disusun berdasarkan :
    Jenis Pendidikan : Vokasi, Akademik, Profesi
    Program Pendidikan : Diploma, Sarjana, Sarjana Terapan, Ms, Ms Terapan, Profesi, Spesialis, Doktor, Doktor Terapan
    Modul Pembelajaran : Tatap Muka, Jarak Jauh, dll
    Hal-hal khusus.
  24. Pembedaan pada Matriks Penilaian.
  25. Outcome Based :
    APS : Fokus pada Ketercapaian capaian pembelajaran lulusan.
    APT : Fokus pada ketercapaian Visi, Misi, dan Tujuan Perguruan Tinggi.
  26. Stake Holder : Tata Kelola = Internal, Lulusan = Eksternal.
  27. Standar Melampaui yang diukur saat Akreditasi = Standar Visi Misi, Standar Mahasiswa, Standar Kerjasama.
  28. Per-BAN-PT No 4 tahun 2017. Per-BAN-PT No 59 2018 (banpt.or.id/download instrumen)
  29. Dokumen yang dikumpulkan :
    Laporan Kinerja (LKPT) = Tabel.
    Laporan Evaluasi Diri (LED) = Panduan hanya sekedar Sistematis.
  30. Instrumen Baru :
    1. Berbasis Evaluasi Diri -> Menemu, kenali kekuatan dan kelemahan.  Tidak mudah di Scale-UP, Tidak cenderung Mekanistik (tidak ada tantangan bagi asesor dalam memberikan penilaian dan masukan).
    2. Berorientasi pada Outputs dan Outocomes
    3. Lebih spesifik untuk berbagai jenis institusi dan program pendidikan,
    4. Tidak mudah discale-up
    5. Memerlukan kemampuan yang lebih tinggi dari Asesor
  31. Stuktur Laporan Evaluasi Diri IAPT: Fokus = Kriteria
  32. LED :
    – Kondisi Eksternal : Makro & Mikro = Lokal, Nasional, dan Internasional. mencakup Aspek: Politik, Ekonomi, Kebijakan, Sosial, Budaya, Perkembangan Ilmu dan Teknologi.
    – LKPT merupakan bagian dari LED (cross references)
    – Esensi luaran = Setiap PPEPP
  33. Kriteria hampir mirip,
  34. Kebijakan = Statuta : PT menerima mahasiswa tanpa membedakan Agama, Ras, dll.
    Standar PT & Strategi = Melampaui SN-Dikti. Standar berisi Hal Strategik bukan langkah-langkah kecil.
  35. Indikator Kinerja Utama = Indikator yang sudah ditetapkan dalam Akreditasi
  36. Indikator Kinerja Tambahan = Indikator yang diambil dari Standar Dikti.
  37. Indikator yang esensial bukan Indikator Antara  atau Indikator Proses.
  38. Data Pengguna Alumni = Instrumen Tracer Study harus Valid, disiapkan dan disahkan.
  39. SPMI bukan sekedar 1 komponen penilaian, tapi menyeluruh di semua kriteria Akreditasi.
  40. Akreditasi akan fokus pada LED, LED akan berarti setelah di analisis Strategi Pengembangan menggunakan Analisis yang valid.
  41. Matriks Penilaian yang terkait dengan SPMI : Nilai 4 SPMI tidak sekedar terlaksana, tetapi juga membawa dampak dan mewujudkan budaya mutu.
  42. APS 4.0 berlaku 1 April 2019 :
    – Unggul = Internasionalisasi
    – Reakreditasi paling cepat 1 tahun setelah SK keluar, berlaku 5 tahun, pengajuan paling lambat 6 bulan sebelum keluar.
    – Pemantauan Akreditasi tidak dengan kunjungan lapangan, tetapi menggunakan infrastrukur yang sudah ada : PD Dikti, dll.
  43. Dalam penilaian : ada beberapa syarat mutlak. walaupun nilai tercapai tetapi jika poin tertentu tidak memenuhi kriteria minimal, maka dianggap belum layak.

Program Kerja Subdit Pengembanga Mutu dan LLDikti